Cara mencegah dan merawat sekrup bola.
December 05, 2025
Sebagai komponen transmisi kunci untuk mengubah gerakan putar menjadi gerakan linier, sekrup bola telah menjadi "jantung" peralatan kelas atas seperti instrumen presisi, mesin perkakas CNC, dan peralatan otomatis, yang secara langsung menentukan akurasi dan stabilitas pengoperasian peralatan, berkat tiga keunggulan intinya: "presisi tinggi, efisiensi tinggi, dan kekakuan tinggi".

Delapan Poin Penting untuk Perawatan Harian
- Pembersihan dan Perlindungan: Bersihkan permukaan ulir secara teratur dengan sikat atau udara bertekanan untuk menghilangkan debu dan serpihan, mencegah kotoran masuk ke jalur ulir; di lingkungan yang keras, pasang penutup debu dan selongsong pelindung.
- Pelumasan Ilmiah: Pilih pelumas sesuai dengan kondisi pengoperasian, dan isi ulang/ganti oli secara teratur sesuai dengan waktu pengoperasian untuk memastikan pelumasan jalur bantalan yang seragam.
- Kontrol Beban: Patuhi secara ketat persyaratan beban nominal, hindari beban berlebih sesaat atau beban benturan untuk mencegah deformasi ulir penggerak.
- Pemasangan yang Tepat: Pastikan sekrup penggerak sejajar dan koaksial dengan rel pemandu selama pemasangan, dan kencangkan bantalan.
- Ketahanan terhadap Lingkungan: Jauhkan dari suhu tinggi, kelembapan tinggi, dan lingkungan korosif. Lakukan tindakan isolasi panas, anti lembap, dan anti korosi jika diperlukan.
- Inspeksi Rutin: Buat catatan operasional, catat perubahan kebisingan, suhu, dan akurasi, dan hentikan mesin untuk perbaikan segera jika ditemukan kelainan apa pun.
- Perawatan Saat Tidak Digunakan: Saat tidak digunakan dalam waktu lama, oleskan oli anti karat dan tutup dengan penutup pelindung untuk mencegah karat dan penumpukan debu.
- Perawatan Sinkron: Memeriksa komponen yang saling berhubungan (bantalan, rel pemandu, motor penggerak) secara bersamaan untuk memastikan pengoperasian sistem transmisi secara keseluruhan yang stabil dan terkoordinasi.
Teknik Pencegahan dan Inspeksi
- Inspeksi Visual: Periksa permukaan ulir penggerak untuk melihat adanya goresan, karat, dan penyok; periksa apakah ulir masih utuh dan tidak rusak.
- Pemeriksaan Pelumasan: Amati distribusi pelumas yang merata. Jika warnanya berubah menjadi hitam atau viskositasnya menurun, segera ganti.
- Uji Kelancaran: Putar sekrup penggerak secara manual atau jalankan tanpa beban untuk memeriksa apakah ada kemacetan atau hambatan yang tidak merata.
- Identifikasi Kebisingan: Dengarkan suara gesekan atau benturan yang tidak normal selama pengoperasian, berikan perhatian khusus pada area bantalan.
- Inspeksi Akurasi: Gunakan indikator dial dan interferometer laser untuk memeriksa akurasi dan pengulangan posisi, bandingkan dengan nilai standar untuk menentukan apakah akurasinya memuaskan. Melebihi batas;
- Pengukuran Celah: Gunakan feeler gauge atau dial indicator untuk memeriksa celah antara ulir penggerak dan mur. Jika melebihi batas, komponen tersebut perlu diganti;
- Kekencangan Sambungan: Periksa baut-baut rumah bantalan, kopling, dan rumah mur untuk mencegah kelonggaran yang dapat menyebabkan getaran;
- Pemantauan Suhu: Gunakan termometer untuk memeriksa suhu bantalan dan badan ulir setelah pengoperasian. Jika melebihi 60℃, perlu dilakukan investigasi terhadap masalah pelumasan atau pemasangan;
- Penilaian Kebersihan: Periksa adanya serpihan dan penumpukan oli di sekitar ulir utama dan segera bersihkan;
- Deteksi Cacat Ulir: Untuk sekrup ulir pada kondisi operasi kritis, gunakan pengujian partikel magnetik atau pengujian penetran untuk memeriksa kerusakan ulir yang tersembunyi.