Analisis Prinsip Gerak dan Panduan Pemilihan untuk Ulir Penggerak Trapesium
Dec 12, 2025
Dalam otomatisasi industri dan peralatan presisi, ulir trapesium merupakan mekanisme transmisi inti untuk mencapai gerakan putar-ke-linier, yang secara langsung memengaruhi akurasi dan stabilitas peralatan. Namun, para praktisi seringkali mengalami penurunan efisiensi peralatan dan umur pakai yang lebih pendek karena kurangnya pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsipnya dan pemilihan yang tidak tepat. Artikel ini akan menguraikan prinsip gerak ulir trapesium dan memberikan panduan pemilihan praktis.I. Prinsip Gerak Produk dan Parameter Terkait1. Prinsip Gerak: Ulir ulir trapesium mengubah gerak rotasi menjadi gerak linier melalui persambungan ulir dan mur, sekaligus mentransmisikan energi dan daya. II. Fitur Produk1. Struktur sederhana, pemrosesan dan pengoperasian yang mudah, serta biaya yang ekonomis;2. Fungsi penguncian otomatis tercapai ketika sudut ulir lebih kecil dari sudut gesekan;3. Proses transmisi yang lancar dan stabil;4. Hambatan gesekan yang relatif tinggi, dengan efisiensi transmisi dalam kisaran 0,3~0,7. Dalam mode penguncian otomatis, efisiensinya di bawah 0,4;5. Memiliki tingkat ketahanan terhadap benturan dan getaran tertentu;6. Kapasitas beban keseluruhan lebih kuat daripada sekrup penggulung biasa. III. Perhitungan Seleksi dan VerifikasiUntuk sekrup penghantar gaya secara umum, mode kegagalan utama adalah keausan permukaan ulir, patahan akibat tegangan tarik, geser, dan geser atau tekukan pada akar ulir. Oleh karena itu, dimensi utama penggerak sekrup ditentukan terutama berdasarkan perhitungan ketahanan aus dan kekuatan selama perancangan.Untuk sekrup transmisi, mode kegagalan utama adalah celah yang berlebihan akibat keausan atau deformasi yang menyebabkan penurunan akurasi gerakan. Oleh karena itu, dimensi utama penggerak sekrup harus ditentukan berdasarkan ketahanan aus ulir dan perhitungan kekakuan sekrup selama perancangan. Jika sekrup transmisi juga menanggung beban aksial yang besar, kekuatannya perlu dihitung secara tambahan.Sekrup panjang (rasio kelangsingan melebihi 40) yang tidak dapat disetel secara manual dapat menghasilkan getaran lateral; oleh karena itu, kecepatan kritisnya perlu diperiksa.IV. Tindakan Pencegahan Penggunaan1. Pertimbangan Beban: Beban radial tambahan harus dihindari sebisa mungkin, karena beban tersebut dapat dengan mudah menyebabkan kerusakan sekrup, peningkatan keausan, dan kemacetan.2. Persyaratan Pencegahan Debu: Benda asing harus dicegah agar tidak masuk ke dalam ulir. Jika kotoran seperti serbuk besi, ampas timah, dan serpihan aluminium mudah dihasilkan dalam kondisi pengoperasian, penutup pelindung harus dipasang untuk mencegah benda asing masuk ke dalam ulir dan menyebabkan keausan abnormal atau kemacetan.3. Persyaratan rasio kelangsingan: Ketika rasio kelangsingan melebihi rentang tertentu (60 atau lebih), sekrup akan bengkok karena beratnya sendiri, sehingga mengakibatkan beban radial yang tidak seimbang pada mur. Tergantung pada kecepatan dan torsi operasi aktual, hal ini dapat menyebabkan keausan abnormal, kemacetan, pembengkokan ujung poros, atau bahkan patah. Untuk mengatasi masalah ini, perangkat anti-runout dapat dipasang di tengah sekrup untuk memberikan pengekangan.4. Selama pemasangan, perlu diperhatikan kalibrasi koaksialitas dan kerataan pada metode pemasangan penyangga tetap; untuk struktur kantilever tetap-bebas, perlu diperhatikan pengendalian toleransi ujung poros serta penguncian dan penguatan kepala.5. Saat memasang sekrup ulir trapesium, verifikasi kelurusan harus dilakukan. Jika peralatan pengukuran yang sesuai tidak tersedia, sekrup dapat digerakkan dengan tangan sepanjang keseluruhan panjangnya satu atau beberapa kali sebelum memasang komponen penggerak. Jika gaya yang dibutuhkan untuk menggerakkan diameter luar poros tidak merata dan disertai dengan tanda-tanda keausan, hal ini menunjukkan bahwa sekrup ulir, penyangga mur, dan rel pemandu tidak sejajar. Dalam hal ini, pertama-tama kendurkan sekrup pemasangan yang relevan, lalu gerakkan sekrup ulir dengan tangan sekali. Jika gaya yang dibutuhkan menjadi seragam pada saat ini, komponen yang sesuai dapat dikalibrasi ulang. Jika gaya masih tidak merata, sekrup pemasangan perlu dikendurkan lagi untuk menentukan lokasi kesalahan kalibrasi.
BACA SELENGKAPNYA